Kam. Nov 30th, 2023

Harian Deteksi-  Indonesia meminta investor, khususnya investor pemula untuk mewaspadai penipuan investasi atau investasi bodong yang mencatut nama CNBC Indonesia. Pasalnya, sejumlah pihak tidak bertanggungjawab menyebar ajakan investasi yang disinyalir tidak mengantongi izin dari otoritas.
“Momen maraknya investasi saham menjadi sasaran empuk bagi orang-orang yang tak bertanggung jawab, salah satunya dengan memanfaatkan nama besar CNBC Indonesia sebagai media ekonomi terbesar dan terintegrasi di Indonesia,” tulis manajemen CNBC Indonesia, dilansir Senin (15/2).

Temuan CNBC Indonesia, ajakan investasi tersebut dilakukan melalui media sosial dan grup pesan interaktif seperti Telegram. Misalnya, salah satu grup dengan jumlah anggota lebih dari 26 ribu pelanggan (subscriber), menjanjikan investasi dengan mudah hanya dengan modal investasi Rp5 juta.

Tak hanya itu, para anggota diiming-iming imbal hasil yang menggiurkan. Pengelola grup menyatakan investor yang bersedia menitipkan uangnya minimal Rp5 juta akan memperoleh keuntungan sebesar 50 persen.

Bahkan, berdasarkan informasi yang disampaikan pengelola grup, dana investasi beserta keuntungannya tersebut dapat dicairkan besok apabila menempatkan investasi hari ini.

“Artinya besok cair Rp7,5 juta,” demikian informasi yang diterima CNBC Indonesia.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *